Menjadi Manusia Reflektif

Entah kapan saya memulai kebiasaan refleksi (bukan pijat, tentunya), tapi sesadar saya, setiap apapun yang saya alami kerap saya refleksikan dalam bentuk tulisan–baik yang saya putuskan untuk dibagi di media sosial, maupun yang saya simpan sendiri.

Sebetulnya tulisan-tulisan itu berfungsi sebagai pengingat diri saya sendiri, bahan pembelajaran atas kejadian yang lalu. Dan tentu, utamanya–seperti yang Reza katakan di tulisannya bahwa tujuan melakukan refleksi–adalah agar tidak menjadi manusia yang dangkal dan dungu.

Menjadi Manusia Reflektif

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s